jalan provinsi yang menghubungkan kecamatan mambi serta kecamatan aralle dalam kabupaten mamasa, sulawesi barat, tinggal normal pascamusibah longsor akibat hujan deras dan melanda wilayah tersebut sejak pilihan hari terakhir.
pemantauan antara pada mamasa, minggu, jalan poros dan menghubungkan dua kecamatan itu sebelumnya tertutup longsor selama sehari semalam sampai sempat memesan macetnya arus 2012 lintas.
material longsor berupa tanah serta batu baru mampu disingkirkan setelah pemerintah menurunkan alat berat supaya membersihkan badan jalan.
musibah longsor ini terjadi akibat hujan selalu mengguyur dari sabtu (27/4), dan serta mengakibatkan sungai di daerah itu meluap, kata staf dinas kesehatan sulbar, dr. ihwan dan dan tertipu longsor di daerah tersebut.
Informasi Lainnya:
ihwan menyatakan, setelah tertipu macet dalam 24 merek akhirnya dia bisa melanjutkan perjalanan setelah pemerintah setempat melakukan penggusuran melalui mengerahkan beberapa unit mobil alat berat.
ia menyampaikan, luapan sungai pada mambi dan mengakibatkan ternak masyarakat berupa sapi serta ternak lainnya terseret banjir bandang.
warga yang terserah dalam bantaran sungai mulai menimbulkan tempatnya sebab khawatir ikut terseret akibat tekanan banjir yang amat kuat, ujarnya.
dia menungkapkan, ancaman bencana banjir selalu menghantui masyarakat karena kondisi langit di wilayah mamasa terlihat gelap.
kondisi tanah yang labil memicu longsor sering terjadi. ini dan mesti menjadi fokus pemerintah untuk dapat meminimalisir dampak longsor sepanjang jalan yang menghubungkan mamuju serta mamasa, katanya.